Bagaimana cara Instalasi dan Konfigurasi File Transfer Protocol (FTP) server di Debian 8?

 a.) Wawasan

FTP atau File Transfer Protocol, adalah protokol atau metode transfer file antar komputer melalui internet. FTP bekerja dengan menghubungkan klien FTP (FTP client) ke server FTP (FTP server). Klien kemudian dapat mengunggah dan mengunduh file dari server. Jadi, File Transfer Protocol (FTP) server adalah sebuah perangkat lunak yang dapat bekerja setelah kita mengkonfigurasi suatu server sehingga server dapat menyediakan suatu tempat yang dapat digunakan klien untuk menyimpan data atau mengirimkan sebuah kepada sesama klien melalui IP address dan password yang disediakan oleh Server.


b.) Kelebihan yang dimiliki

Yang pertama, protokol FTP dapat membantu Anda mengirimkan file dalam jumlah besar dengan mudah. FTP memungkinkan pengguna untuk mengirim file besar tanpa perlu mengkhawatirkan beban pada sistem mereka.

FTP juga memiliki sistem yang aman. Anda biasanya perlu melalui proses otentifikasi untuk mengakses file yang terkirim. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hanya orang yang berwenang yang dapat mengakses file-file tersebut.

Terakhir, FTP relatif mudah digunakan dan dikonfigurasi, bahkan memungkinkan pengguna pemula untuk dengan cepat mengatur dan mengelola transfer file mereka.

Secara keseluruhan, FTP menyediakan cara yang bagus bagi pengguna untuk mentransfer data dalam jumlah besar dengan cepat dan aman dengan upaya minimal. 

 

c.) Kekurangan yang dimiliki 

Salah satu kekurangan utama FTP adalah tidak menyediakan keamanan apa pun untuk data yang ditransfer. Semua data yang dikirim melalui FTP tidak terenkripsi, yang berarti bahwa siapa pun yang memiliki akses ke jaringan dapat berpotensi mencegat dan melihat data.

Selain itu, karena FTP didesain untuk mentransfer file daripada streaming data, FTP bisa lambat ketika mentransfer informasi dalam jumlah besar.

Akhirnya, FTP memerlukan server khusus agar berfungsi dengan baik, yang bisa mahal dan memakan waktu untuk mengatur dan memeliharanya. Terlepas dari kekurangan ini, FTP tetap menjadi bagian penting dari infrastruktur TI banyak organisasi karena keandalan dan penerimaannya yang luas. 

 

d.) Langkah - langkah yang wajib dilaksanakan!

1.) Instalasi FTP Server

"apt-get install proftpd"

Jika ditanyakan "apa kamu ingin melanjutkan" ketik Y, dan enter.

 Lalu, jika disuruh untuk mengganti DVD 2, caranya mudah kalian ke Devices - Optical drives - Pilih debian-8.1.0-i386-DVD-2.iso - Kemudian Enter.

 

Pilih Standalone / Mandiri, dan OK


2.) Konfigurasi FTP Server

 

"nano /etc/proftpd/proftpd.conf"

lalu kalian scroll  kebagian paling bawah dan ketikkan manual syntax diatas

<Anonymous /home/NAMANYA_BEBAS>

User Ini_juga_bebas

</Anonymous>

CTRL + X + Y + Enter.


 

Disesuaikan dengan syntax yang kalian atur tadi.


Jika ketika direstart muncul OK dengan warna Hijau berarti konfigurasi kalian lengkap dan berhasil. 


 Kemudian, kita masuk ke tahap pengujian di software File Transfer Protocol (FTP) yang versi client. 

1.)

Host = IP Address yang kalian gunakan

Username = INI_JUGA_BEBAS

Password = Yang sudah kalian atur tadi

Port = 22 (Default)

Jika sudah, Quickconnect. Ciri - Ciri pengujian sukses adalah di status tertampil keterangan Successful, dan ketika kita coba transfer data di folder yang sudah dibuat, data itu akan seketika berada pada folder yang kita buat.

 

2.)

 Di File Explorer kita juga bisa menguji kesuksesan dari konfigurasi FTP yang kita buat, dengan cara, klick tabel sebelah kiri Refresh, dan ketikkan ftp://IP kalian. Nanti akan muncul kurang - lebih seperti ini.

 

 

Sekian informasi yang dapat saya sampaikan, jika kalian memiliki saran ataupun komentar yang dapat membangun berkembangnya artikel ini dapat disampaikan di kolom komentar yang sudah disediakan. Terimakasih, dan sampai jumpa! .

Komentar

Postingan Populer